Bedah Buku dan Diskusi: Menggalakkan Gerakan Open Government di Pemerintahan Daerah

Home / Artikel / Bedah Buku dan Diskusi: Menggalakkan Gerakan Open Government di Pemerintahan Daerah

Jakarta- Digulirkan pada 2011, inisiatif Open Government Partnership (OGP) kini memasuki fase baru. Inisiatif open government tidak hanya diterapkan di tingkat pemerintahan nasional, tetapi juga dipraktikkan di tingkat pemerintahan daerah. Pada 2016-2017, terdapat lima daerah yang terlibat dalam Rencana Aksi Open Government Indonesia (OGI), yakni Kabupaten Bojonegoro, DKI Jakarta, Kota Bandung, Kota Banda Aceh, dan Kota Semarang. Baru-baru ini, persisnya pada 20 November 2017, Kota Makassar mendeklarasikan diri turut bergabung dalam OGI, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyusunan Rencana Aksi bersama kelompok masyarakat sipil.

Inisiatif-inisiatif OGP semakin penting dan relevan untuk kembangkan di daerah. Sebagai informasi OGP, bertujuan mempromosikan transparansi, memberdayakan warga, memerangi korupsi dan memanfaatkan teknologi baru untuk memperkuat tatakelola pemerintahan. OGP bersandar pada empat nilai utama, yaitu (1) keterbukaan informasi publik, (2) partisipasi masyarakat, (3) integritas standar tinggi dan akuntabillitas dan (4) inovasi teknologi baru untuk keterbukaan dan akuntabilitas. Penerapan OGP di tingkat kabupaten/kota akan lebih membawa dampak kepada masyarakat, karena kabupaten/kota lebih dekat dengan warga, memiliki kewenangan yang cukup dan mampu melakukan beragam inovasi.

Lebih dari itu, kerangka kolaborasi antara pemerintah dan masyarakti sipil yang dikembangkan OGP makin relevan seiring dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2017 tentang Partisipasi Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. PP 45/2017 memandatkan adanya partisipasi publik yang makin kuat dan berkualitas dalam setiap pengambilan kebijakan publik di pemerintahan daerah.

Atas dasar pemikiran tersebut, MediaLink, INFID dan Koalisi CSO untuk OGP yang didukung Ford Foundation dan MAVC/Hivos berinisiatif untuk menyelenggarakan diskusi dan peluncuran buku Panduan Open Government untuk Pemerintah Daerah dengan tema “Menggalakkan Gerakan Open Government di Pemerintah Daerah”. Harapannya, kegiatan ini dapat memberi dorongan bagi pelaksanaan OGP yang lebih luas di pemerintahan daerah.

Acara yang dihadiri oleh perwakilan beberapa Pemerintah Daerah, Masyarakat Sipil, Akademisi dan Media ini dilaksanakan pada Selasa, 12 Desember 2017, pukul 09.00-15.00 WIB, bertempat di The Akmani Hotel, Jl. KH. Wahid Hasyim No. 91, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

Diskusi akan dibagi menjadi tiga sesi. Masing-masing sesi melibatkan 3 (tiga) pembicara dari pihak pemerintah daerah dan masyarakat sipil. Setiap sesi dipandu seorang moderator yang mengatur alur diskusi, waktu pembicara dan tanggapan/pertanyaan peserta.

IMG_0003-1

Recent Posts
Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.