Catatan OpenGovWeek di Wonosobo

Home / Artikel / Catatan OpenGovWeek di Wonosobo

OpenGovWeek (OGW) Wonosobo dilaksanakan pada 8 Mei ini. Sejatinya kegiatan OGW Wonosobo menjadi bagian tak terpisahkan dari kegiatan di Wonosobo sebelumnya, yang diinisiasi oleh MediaLink pada 2017 lalu. Di mana dari berbagai pertemuan, telah tersusun rancangan rencana aksi daerah Open Government yang dibuat oleh perwakilan masyarakat sipil atau NGO (Non Government Organization) dan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, meski pun masih dalam bentuk garis besar belaka.

Dalam momentum OGW yang dilakukan di berbagai belahan dunia lainnya, Wonosobo memanfaatkan waktu ini dengan ko-kreasi antara masyarakat sipil dengan pemerintah kabupaten Wonosobo untuk melakukan penajaman dari rancangan rencana aksi yang sudah ada.

Dengan menggunakan Ruang Rapat Sekda Pemerintah Kabupaten Wonosobo, kegiatan ini dihadiri oleh beberapa perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya: Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Bappeda, DPKAD, Dinas Kependudukkan dan Catatan Sipil serta beberapa Dinas lainnya seperti Dinas yang membidangi urusan kekerasan anak dan perempuan. Sedangkan dari NGO yang datang berasal dari Media Link wakil dari Sekretariat CSO – OGP Indonesia dan beberapa wakil CSO yang berasal dari Wonosobo dengan latar belakang yang berbeda-beda.
Akhirnya dari pertemuan ini, disepakati rancangan Rencana Aksi yang lebih detail. Ada beberapa tema dalam rencana aksi yaitu : Layanan Publik, Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah, Pemerintahan Desa yang Terbuka, Partisipatif dan Responsif, Kekerasan Perempuan dan Anak, Layanan Perizinan Satu Atap.

Dalam beberapa tema tersebut diterjemahkan dalam beberapa rencana aksi yaitu :
- Menyiapkan UHC bagi warga Wonosobo
- Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik sejak proses perencanaan sampai pemantauan pada Dinas Sosial, Pendidikan, Kesehatan dan Dukcapil
- Publikasi regulasi terkait kesehatan, pendidikan, adminduk dan program-program sosial secara real time baik online maupun offline.
- Publikasi dokumen-dokumen APBD pada RKA, DPA dan LRA secara update.
- Pemberdayaan pemerintah desa dan warga dalam mengembangkan potensi desa.
- Terlaksananya Pro active disclossure pada dokumen APBDesa, PBJ di Desa dan Laporan Realisasi anggaran desa baik ikhtisar maupun detailnya.
- Pemanfaatan pusat informasi dalam penanganan kekerasan perempuan dan anak berbasis media social yang partisipatif dan responsive.
- Pembentukan layanan perizinan satu atap dan dapat diakses secara online, mudah, cepat dan biaya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan Deklarasi Pelaksanaan Pemerintah Daerah yang Terbuka diikuti Penandatanganan MoU antara CSO dengan Pemkab Wonosobo serta Perjanjian Kerjasama dengan semua OPD yang akan melaksanakan rencana aksi. Pada bulan Juni 2018 akan diagendakan untuk penajaman Rencana Aksi di masing-masing OPD pelaksana teknis dengan membahas indikator target yang akan dicapai. Sehingga bulan Juli 2018, sudah dapat difinalisasi seluruh Rencana Aksi.

Recent Posts
Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.