Dewan Kehormatan KI Pusat Akan Adili Dugaan Pelanggaran Kode Etik

Home / Peristiwa / Pusat / Dewan Kehormatan KI Pusat Akan Adili Dugaan Pelanggaran Kode Etik
By
In Pusat

JAKARTA— Komisi Informasi Pusat (KIP) membentuk Dewan Kehormatan yang terdiri dari  Dr. Harifin A Tumpa, SH, MH (Mantan Hakim Agung MA) sebagai Ketua. Dan dua anggotanya Akhiar Salmi, SH, MH (Akademisi Fakultas Hukum Universitas Indonesia), dan Natalia Soebagjo, MA (Ketua Dewan Pengurus Transparancy International Indonesia).

“Tiga anggota Dewan Kehormatan ini dibentuk karena ada dugaan pelanggaran kode etik dan tata tertib KIP,” kata Ketua KIP, Abdul Rahman Ma’mun, dalam konferensi pers di Sekretariat KIP, di Jakarta, Senin (23/7).

Abdul Rahman Ma’mun yang biasa dipanggil Aman ini memaparkan, Dewan Kehormatan yang dibentuk secara ad hoc ini akan bekerja selama 40 hari kerja ini memiliki kewenangan memanggil maupun memeriksa pihak-pihak yang diduga dan terkait pelanggaran kode etik, serta meminta data dari KIP terkait dugaan pelanggaran tersebut.

“Dalam jangka waktu tersebut, Dewan Kehormatan kemudian memutus jenis pelanggaran dan merekomendasikan sanksi apa yang akan diberikan. Rekomendasi ini kemudian disampaikan ke KIP dan akan diplenokan,” ujarnya.

Aman menambahkan, Dewan Kehormatan merupakan rekomendasi dari Tim Verifikasi Dugaan Pelanggaran Kode Etik dan Tata Tertib yang telah dibentuk sebelumnya. Tim Verifikasi tersebut terdiri dari lima orang yakni Koordinator Tim Verifikasi Danang Widoyoko (Koordinator Indonesia Corruption Watch), Sadjan (Kementerian Komunikasi dan Informatika), Sulastio (Direktur Indonesia Parliamentary Centre), Agus Wijayanto (Tenaga Ahli KIP) dan Fathul Ulum (Tim Hukum KIP).

Ketua Dewan Kehormatan, Harifin A. Tumpa menilai bahwa pembentukan Dewan Kehormatan ini merupakan hal yang sangat positif. “Tim Verifikasi sudah melakukan tugasnya dan hasilnya telah didokumentasikan. Ini yang akan kami pelajari kemudian memberikan rekomendasi sanksi yang akan ditetapkan di KIP,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Verifikasi Dugaan Pelanggaran Kode Etik dan Tata Tertib KIP, Danang Widoyoko yang juga hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, bahwa Tim Verifikasi diminta KIP untuk melakukan verifikasi terhadap laporan-laporan dugaan pelanggaran kode etik.  “Ini adalah lembaga baru dan mulai mendapat kepercayaan masyarakat yang meminta haknya atas informasi. Pelanggaran etika tidak dapat ditolerir,” tegasnya.

www.komisiinformasi.go.id

Recent Posts
Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.