Jokowi Kaji Kebijakan Pengurangan Kendaraan

Home / ASIK DKI / Transportasi / Jokowi Kaji Kebijakan Pengurangan Kendaraan

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) ingin rencana kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem nomor polisi (nopol) ganjil genap didukung warga Jakarta. Ia akan melakukan survei untuk mengetahui pro kontra aturan itu.

“Kita kan juga mengetes, mensurvei juga. Setuju dan tidak setuju, kita survei juga loh. Jangan dipikir kita hanya membawa kebijakan tanpa dukungan bottom up. Kita ini memang membangunnya bottom up. Kalau setuju kenapa, kalau tidak setuju kenapa harus mengerti semuanya,” kata Jokowi.

Hal ini disampaikan Jokowi di Gedung BPK Perwakilan Provinsi DKI Jakarta, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Kamis (13/12/2012).

Pria berusia 51 tahun ini tidak mempermasalahkan sikap pro kontra masyarakat terhadap ide nopol ganjil genap yang bakal diberlakukan untuk mengurai kemacetan Jakarta, termasuk penolakan dari Fraksi Partai Gerinda di DPRD DKI Jakarta.

“Ya nggak apa-apa (F Gerindra DPRD DKI menolak). Ada yang pro ada yang kontra saya kira biasa,” jawab Jokowi saat ditanya seputar anggota Fraksi Gerinda DPRD DKI yang menolak aturan itu.

Menurut Jokowi, penerapan aturan nopol ganjil genap masih dalam proses nan panjang.

“Kalau alasan-alasan dan kajian-kajian yang ada komplit dan dipaparkan sudah, efisiensi BBM berapa, mengurangi kendaraan berapa juta misalnya ya kan kajian ekonomi dampaknya baik atau tidak baik, baru nanti akan terbuka ini memang masih dalam proses dikomentari setuju, tidak setuju ya sulit,” kata Jokowi.

Sumber : www.detik.com

Recent Posts
Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.