Jokowi Pertimbangkan Partisipasi Publik

Home / ASIK DKI / Transportasi / Jokowi Pertimbangkan Partisipasi Publik

Penerapan aturan pembatasan kendaraan dengan sistem nomor polisi ganjil-genap bisa maju ataupun mundur dari jadwal. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) masih akan melakukan sejumlah kajian. Jokowi mengatakan rencana aturan ini telah dilemparkan ke masyarakat Jakarta.

“Nanti masukannya seperti apa, ada keinginan-keinginan apa. Masih lama kok. Belum tentu (Maret 2013). Bisa mundur, bisa maju,” kata Jokowi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (10/12/2012). Sistem nopol ganjil genap awalnya akan diberlakukan Januari dan paling lambat Maret 2013.

Menurut dia, harus ada kajian mendalam terhadap sistem tersebut.

“Kajian ekonominya seperti apa, kajian sosialnya seperti apa, semuanya harus dihitung, tidak hanya terus teras…. terus teras. Tetapi yang paling penting hitungan-hitungan ekonomi itu harus dikalkulasi lagi. Berapa hemat BBM? Jutaan liter loh itu. Kajian-kajian sosial politiknya seperti apa kalau terjadi penolakan. Jadi seperti itu,” papar Jokowi yang terbalut baju seragam Linmas ini.

Jadi kapan, Pak? “Masih belum diputuskan kok kapannya, belum pasti. Apakah mobil saja, apakah mobil plus sepeda motor juga belum,” jawab Jokowi.

Sumber : www.detik.com

Recent Posts
Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.