KI Pusat dan Tantangan Keberpihakan pada Isu Publik

Home / Kegiatan / Akses Informasi / KI Pusat dan Tantangan Keberpihakan pada Isu Publik

Pemilihan Komisioner Komisi Informasi Pusat periode ke-dua memberikan sejumlah pekerjaan kedepan. MediaLink melihat sejauh ini peran Komisi Informasi jilid I saat ini dalam seputar penguatan kelembagaan. Kali ini, MediaLink mengadakan diskusi yang bertempat di warung Daun Cikini (19/03/2013) dengan tema “MEDIA KIP JILID II & KEBERPIHAKAN PADA ISU PUBLIK”. Turut hadir pembicara dalam diskusi kali ini Paulus Widianto (Koalisi FOINI) dan Amirudin Ma’ruf (Anggota Komisi Informasi Pusat).

Diskusi dibuka dengan pemaparan Amiruddin Ma’ruf mengenai catatan perjalanan Komisi Informasi dan tantangan kelembagaan kedepan. Perjalanan Komisi Informasi terekam dengan tahun 2010 sebagai tahun pengembangan yang berada dalam kerangka hukum pelaksanaan Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik yang dilaksanakan tahun 2010. Tahun 2011 sebagai tahun penguatan Komisi Informasi banyak diisi dengan sosialisasi ke publik. Meranjak ke tahun 2012 sebagai tahun konsolidasi bagi Komisi Informasi dengan badan publik agar badan publik. Badan publik diharapkan mampu menjabarkan dan mengkonsolidasi kerangka regulasi ke dalam regulasi internal (PPID) dalam sistem kerja internal mereka sebagai pedoman pelayanan informasi di internal institusi mereka. Tahun 2013 sebagai tahun pelayanan Komisi Informasi yakni dengan mendorong badan publik agar mampu secara sungguh-sungguh dapat melaksanakan kegiatan pelayanan informasi.

Empat tahun perjalanan Komisi Informasi mendorong untuk semakin dapat menjawab tantangan kedepan. Komisi Informasi melihat transparansi harus ditanamkan sampai pada aspek kultur, tidak hanya sebatas struktur. Kenyataan di lapangan memperlihatkan selama ini kelembagaan badan publik memiliki variasi kecakapan dan kapasitas badan publik Negara. Sampai 2013 baru sekitar 25 persen yang tersentuh untuk memaksimalkan kecakapan dan kapabilitas badan Publik dapat penerapan KIP ini, sedangkan 75 persen belum tersentuh. Hal ini menjadi catatan untuk Komisi Informasi agar mendorong badan publik yang belum memiliki Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) agar segera punya PPID dan Standar Operasional (SOP).

Menurut Amiruddin Ma’ruf, kapasitas penanganan manajemen kasus masih menjadi pekerjaan yang menjadi tantangan Komisi Informsi di tahun 2014. Faktor seperti SDM yang masih kurang  dalam peningkatan kapasitas kerja dan persepsi yang masih tidak senada antara Komisi Informasi dengan Polri perlu menjadi catatan. Untuk itu perlu penyamaan persepsi antara KI dan Polri penting untuk menentukan sengketa informasi bergeser statusnya menjadi kasus pidana. Diperlukan juga Kerjasama dengan Komisi Yudisial dalam peningkatan kapasitas hakim-hakim guna penyelesaian sengketa informasi.

Paulus Widianto (koalisi FOINI) menunjukkan proses dalam masyarakat memperlihatkan yang sering ditemui bahwa faktanya badan publik masih sulit dalam mengaplikasikan keterbukaan dalam memberikan informasi ke publik. Hal ini menunjukkan ada yang keliru dan tidak tersampaikan dalam proses sosialisasi. Pandangan Paulus Widianto dalam hal ini adalah diperlukannya pilot project yang menunjukkan teraplikasikan dengan baik Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik baik oleh badan publik baik dalam cakupan kecamatan, kelurahan, atau satuan wilayah lainnya. Hal ini akan mendorong kultur keterbukaan badan publik dan masyarakat.

Terakhir Paulus Widianto berpandangan bahwa kapabilitas badan publik untuk mampu membuka informasi publik ini yang harus didahulukan. Harus ada upaya yang mendorong badan publik untuk menyediakan informasi yang harus diumumkan ke publik. Peran badan publik untuk menyediakan informasi lebih didahulukan baru setelah itu kemampuan badan publik untuk mampu menjawab permintaan informasi publik.

Diskusi ini memberikan kesimpulan bahwa kapasitas penguatan publik harus dilakukan untuk mengaplikasikan Undang-undang KIP secara nyata. Kapasitas ini dapat dilakukan dengan mendorong badan publik untuk memberikan informasi yang harus dibuka.

Sumber : (Cc) MediaLink

Recent Posts
Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.