Nasib Televisi Lokal

Home / Peristiwa / Daerah / Nasib Televisi Lokal
By
In Daerah

Solo – Keberadaan stasiun TV lokal sampai saat ini belum begitu menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Kasus yang terjadi di Solo menarik untuk kita lihat, bagaimana pemerintah abai terhadap keberadaan TV lokal.

Kondisi ini seperti yang disampaikan oleh Bambang Sadono, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, yang mengatakan bahwa di kota Solo sampai saat ini hanya ada satu stasiun TV lokal, yaitu Terang Abadi TV (TA TV). Salah satu alasannya adalah minimnya alokasi frekuensi bagi stasiun-stasiun TV lokal.

Parahnya, stasiun TV lokal tersebut ternyata tidak menggunakan alokasi frekuensi untuk Solo sendiri. Akan tetapi mereka menggunakan alokasi frekuensi untuk masyarakat Magelang, Temanggung, dan Salatiga. Ini seperti yang diungkapkan oleh Sadono, yang juga sebagai salah satu dosen Ilmu Komunikasi FISIP Undip.

Perlu diketahui juga, bahwa alokasi frekuensi untuk masyarakat Solo sudah habis digunakan di Yogyakarta. Yang mana pada akhirnya masyarakat Solo harus menerima jika mereka hanya menggunakan luberan dari siaran televisi di Yogyakarta, Surabaya, dan daerah-daerah lainnya.

Padahal merujuk pada Konvensi PBB tahun 1966 tentang Civil and Political Rights menyatakan masing-masing pemerintah wajib menciptakan lingkungan media yang majemuk dan mandiri. Sehingga dari sini harapannya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi.

 

Diolah dari, www.suaramerdeka.com

Recent Posts
Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.