OpenGov Week Indonesia 2018: Display Inovasi Solok Kota Sebagai Lumbung Inovasi di Sumatera Barat.

Home / Peristiwa / Daerah / OpenGov Week Indonesia 2018: Display Inovasi Solok Kota Sebagai Lumbung Inovasi di Sumatera Barat.

OpenGov Week (OGW) merupakan acara tentang keterbukaan data baik pada pemerintah, swasta maupun lembaga setingkat ad hoc. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, yaitu di Pontianak, Solok, Wonosobo, Yogyakarta, dan Jakarta.
Di Solok OpenGov Week dilaksanakan di pasar Bareh Solok, pada 7-8 Mei 2018. Tema yang diambil adalah berbagai inovasi layanan yang telah dibuat oleh Pemerintah Daerah Kota Solok. Adapun beberapa inovasi itu antara lain:
1. LANGKOK (Lahir Pulang OK) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil : bayi yang baru lahir langsung memperoleh akta kelahiran
2. SMASH CARE’S (Solok Madinah Sehat Cara Revolusi untuk Sehat) – Dinas Kesehatan : integrasi program pemerintah pusat yakni PSC 119 dengan program Pemko Solok, jemput bola pelayanan kesehatan saat darurat secara langsung kepada masyarakat.

Tak ketinggalan, ada pula inovasi terkait tata pemerintahan, yaitu:
1. SCANDAL TALAK (Scan Dokumen Anti Hilang – Tata Laksana). Inovasi ini diperkenalkan Bagian Organisasi. Disebutkan bahwa inovasi ini untuk efektivitas pengelolaan surat-surat masuk dan keluar. Sebelum inovasi surat-surat sering hilang atau tercecer. Namun dengan inovasi ini permasalahan teratasi. Ketika untuk dokumen dibutuhkan tinggal mencari di database surat-surat yang telah di-scan
2. SATE LOKAN (Selesai Kegiatan Langsung Laporkan Pertanggungjawaban). Dibuat oleh Badan Penelitian dan pengembangan Kota Solok. Inovasi ini dilatarbelakangi oleh laporan keuangan yang sering terlambat karena PPTK terlambat menyelesaikan administrasi. Hal ini berdampak bendahara sering telat pulang dan lembur. Setelah adanya inovasi, bendahara rutin membuat pengumuman melalui aplikasi whatsapp pada grup Balitbang, sehingga permasalahan dapat diatasi
3. FASTREN (Fasilitator Perencana Teladan Tingkat Kota). Inilah inovasi dari badan Perencanaan Daerah Kota Solok. Disebutkan bahwa sebelum adanya inovasi, peran fasilitator perencana kurang optimal. Dengan inovasi, fasilitator yang ditunjuk menjadi lebih proaktif dalam menjalankan tugasnya.

Inovasi terkait urusan-urusan pemerintahan:
1. KAMPUNG BERDASI (Bersih, Indah, Sehat dan Berseri) yang dicetuskan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Inovasi ini berfokus pada aktiivitas/kegiatan dalam menjadikan Kota Solok Bersih, Indah, Sehat, dan Berseri
2. TAPASO JARWO (Tanam Padi Solok Jajar Legowo) milik Dinas Pertanian. Ini sebagai upaya dalam meningkatkan ketersediaan varietas beras anak daro yang asli dan murni dengan berinovasi membudayakan teknologi jajar legowo di sebahagian besar lahan sawah yang ada di Kota Solok.
3. JAKA SUPER (Jadikan Pekarangan Sebagai Sumber Pangan Keluarga) yang digagas oleh Dinas Pangan kota Solok. Sebagai upaya dalam pemanfaatan pekarangan untuk dipergunakan sebagai sumber pangan dan tambahan penghasilan keluarga.
4. SIMESRA (Sistem Informasi Ruang Pertemuan Bersama). Diperkenalkan oleh Dinas Komunikasi dan Info kota Solok. Sebelum inovasi, OPD sering kesulitan dalam memperoleh ruangan untuk rapat, dengan adanya inovasi ini, OPD dapat mengadakan rapat dengan sebelumnya membooking ruangan melalui aplikasi.

Berbagai inovasi yang luar biasa ini diresmikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur, sebagai lumbung inovasi di Sumatera Barat.

Recommended Posts
Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.