Radio Kanal Besuki TImur

Home / Kegiatan / KBT FM / Radio Kanal Besuki TImur

Siapakah di antara anda yang sudah mendengar nama Radio Kanal Besuki Timur? Jika belum bukan berarti anda kurang informasi atau kurang gaul. Radio Kanal Besuki Timur, warga setempat sering menyebutnya dengan KBT FM, memang hanya merupakan sebuah radio komunitas yang ada di Besuki Timur, Kecamatan Jabon, Sidoarjo.  Besuki Timur adalah wilayah di sebelah timur bekas jalan tol Porong, sisa  dari Desa Besuki  yang belum ditenggelamkan lumpur Lapindo.

KBT FM didirikan oleh sekelompok anak muda dan warga Besuki Timur, dengan dibantu beberapa organisasi masyarakat sipil. KBT FM bukan sekadar radio hobi untuk memutar lagu-lagu kesukaan warga. Ia pun menjadi tempat   untuk mendiskusikan dan mencari solusi persoalan yang dihadapi masyarakat setempat melalui pemanfaatan akses informasi publik.

Melalui radio ini, warga mengenal  hak akses informasi sebagaimana tertuang dalam UU No 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Selain itu, tim KBT FM bersama warga lain menggelar forum off air. Di forum itu, mereka memperluas diskusi mengenai akses informasi dan merasakan manfaatnya untuk menyelesaikan persoalan kesehatan melalui  Jaminan Kesehatan Masyarakat  (Jamkesmas). Forum itu membentuk kekuatan kolektif dalam akses informasi. Warga Besuki Timur merasa jika sendirian akan kesulitan ketika harus komplain atau menyampaikan tuntutannya kepada sebuah lembaga publik. Berbeda jika dilaksanakan secara kolektif.

Kini, KBT FM menggelar forum ‘jagongan’ itu secara rutin. Kadang bertempat di emperan studio KBT FM sendiri, tapi kali lain di rumah warga lainnya. Mereka mendiskusikan persoalan mereka, informasi yang dibutuhkan, bagaimana  mencarinya hingga apa yang mereka lakukan dengan informasi tersebut. Apa yang dilakukan warga Besuki Timur dengan KBT merupakan salah satu upaya untuk dapat memperoleh manfaat melalui informasi yang terkait dengan persoalan mereka. Dengan teraksesnya informasi mengenai data dan mekanisme Jamkesmas, warga Besuki Timur dapat memperoleh keringanan biaya pengobatan. Kesadaran mengenai hak informasi juga membuat warga Besuki Timur makin berani mempertanyakan secara langsung kinerja aparat-aparat desa setempat, baik yang terkait kasus lumpur Lapindo maupun urusan desa lainnya.

Keyakinan akan hak dan kegunaan informasi tersebut juga membuat warga tak segan menyebarkan informasi mengenai kondisi mereka ke berbagai kota untuk mempengaruhi publik agar mau berpartisipasi dalam membela hak-hak mereka. Penggalangan donasi untuk pendidikan anak-anak korban Lapindo adalah salah satu contoh konkrit. Cara itu mereka tempuh karena, bagi mereka, media tak cukup memberi akses buat ekspresi dan aspirasi mereka. KBT FM kemudian menyiarkan kembali hasil penggalangan donasi itu kepada warga.

Apa yang sedang dilakukan KBT FM mungkin dapat menjadi salah satu jalan bagaimana masyarakat mendapat manfaat atas akses informasi yang ada. Jesse Ribbot dan Nancy Pelluso, dua orang ahli yang membahas persoalan akses, memberi penekanan kepada siapa yang mendapat manfaat dari sesuatu, baik itu obyek material, orang, institusi dan simbol. Termasuk di dalamnya informasi. Di sini akses dilihat sebagai salah satu sumber kekuasaan yang memungkinkan orang memperoleh keuntungan lebih dibandingkan dengan lainnya. Jika kita mengacu teori yang dikemukakan dua ahli tersebut, akses informasi tidak cukup hanya berhenti kepada kesempatan yang sama bagi semua orang untuk memperoleh informasi. Tapi, akan terus kepada pertanyaan siapa saja yang dapat memperoleh serta memanfaatkan akses informasi tersebut.  Ada kompetisi di antara  berbagai aktor untuk memanfaatkan hak tersebut.

KBT menjadi tempat di mana pemanfaatan informasi oleh warga setempat berjalan. Tentunya dengan harapan masyarakat Besuki Timur dapat menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi. Khususnya masalah yang diakibatkan lumpur Lapindo. Perjuangan memang masih panjang. Tapi setidaknya, langkah itu telah diayun oleh KBT. *

–MediaLink

Recent Posts
Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.