Remotivi Minta KPI dan Kemenkominfo Tegakkan UU Penyiaran

Home / Kegiatan / Media / Remotivi Minta KPI dan Kemenkominfo Tegakkan UU Penyiaran
By
In Media

JAKARTA – Remotivi, LSM yang bergerak dibidang penelitian isi tayangan televisi meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Kemenkominfo untuk menegakkan UU No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, khususnya pada Pasal 46 tentang siaran iklan.

Hal ini berkaitan dengan hasil riset Remotivi tentang tayangan iklan niaga, yang mana hasilnya menunjukkan bahwa 10 televisi swasta (Lembaga Penyiaran Swasta) yang ada, telah melanggar Pasal tersebut.

“Pasal 46 ayat 8 berbunyi, waktu siaran iklan niaga untuk Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) paling banyak 20 persen dari seluruh waktu siaran. Nyatanya semua LPS melanggar ketentuan ini. Hal yang tidak proporsional ini jelas menghina publik yang berhak mendapatkan porsi siaran yang proporsional,” kata Kepala Divisi Advokasi Remotivi Jefri dalam jumpa pers bersama Media Link di Bakoel Koffie, sore ini.

Menurut Jefri, KPI dan Kemenkominfo seharusnya tidak pasif atas pelanggaran hak publik ini. Mengingat kini makin banyak juga program tayangan disusupi iklan dalam berbagai bentuk. Seperti acara talkshow dan lawak yang hadirinnya memakai kaos atau topi berlogo produk tertentu. Oleh karenanya Remotivi memandang bahwa tayangan dan iklan harus memiliki batasan yang jelas.

“Hal ini agar pertama, masyarakat dapat memilah mana yang iklan dan bukan  iklan. Dan kedua, publik mendapatkan haknya, karena mendapatkan keseimbangan porsi antara wilayah publik dengan wilayah komersial,” kata peneliti Remotivi Haekal.

 

Sumber: Suara Merdeka

Recent Posts
Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.