Sinetron Paling Banyak Dikeluhkan

Home / Kegiatan / Media / Sinetron Paling Banyak Dikeluhkan
By
In Media

JAKARTA- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menerima 3.856 pengaduan dari masyarakat sepanjang 2011. Rata-rata masyarakat mengeluhkan tayangan tidak mendidik seperti sinetron di stasiun televisi.

 

 

“Pengaduan terbanyak adalah sinetron, terutama menyangkut tema, alur, dan durasi,” kata Komisioner KPI Bidang Isi Penyiaran, Nina Mutmainnah.

Hal itu dia sampaikan usai rapat kerja dengan Komisi I DPR tentang laporan pelanggaran lembaga penyiaran sepanjang 2011 di gedung DPR, Selasa (7/2).
Nina menjelaskan, selain tema, alur, dan format siaran acara, pengaduan juga terkait dengan tayangan kekerasan, jam tayang program acara tersebut, muatan seks, busana, pelecehan, kata-kata kasar, SARA, norma kesopanan, dan kesusilaan.

Selain sinetron, jenis acara yang diadukan adalah tayangan iklan, variety show, musik, berita, komedi, program anak, dan lainnya. KPI sudah mengirim imbauan ke stasiun televisi terkait. KPI sudah mengeluarkan 10 imbauan, 31 peringatan, dan 55 sanksi terhadap lembaga penyiaran.
Nina menambahkan, pihaknya tengah menganalisis sejumlah tayangan iklan. Seperti iklan mi yang menggambarkan seorang anak mencari ayam dan ayam tersebut bertengger di kepala guru. KPI sudah menegur dan iklan itu kemudian direvisi.

Siaran Iklan

Remotivi, LSM yang bergerak di bidang penelitian isi tayangan televisi meminta KPI dan Kemenkominfo menegakkan UU No 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, khususnya Pasal 46 tentang siaran iklan.
Hal itu berkaitan dengan hasil riset Remotivi tentang tayangan iklan niaga, yang menunjukkan bahwa 10 televisi swasta telah melanggar pasal tersebut. Pasal 46 ayat 8 berbunyi, ”waktu siaran iklan niaga untuk Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) paling banyak 20 persen dari seluruh waktu siaran”.

”Nyatanya semua LPS melanggar ketentuan ini. Hal yang tidak proporsional ini jelas menghina publik yang berhak mendapatkan porsi siaran yang proporsional,” kata Kepala Divisi Advokasi Remotivi Jefri dalam jumpa pers bersama Media Link di Bakoel Koffie, kemarin.

 

Sumber Berita

Sumber Foto

Recent Posts
Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.